Minggu, 17 Maret 2013

Jasa Finishing Melamine Kusen Pintu Kayu & Furniture Kayu


Kami ahlinya finishing melamine kayu berkualitas di Bandung.
Bahan yang kami gunakan standar impra dari propan.

Untuk pemesanan jasa Finishing / Melamine kusen, kayu, pintu atau perabotan lainnya seperti furniture Rumah atau furniture Kantor dll.
Silahkan hubungi kami di 089 6918 12347 atau e-mail ke, kenzo.zoff369@gmail.com
Kami melayani jasa Finishing / Melamine untuk seluruh wilayah (Bandung,Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) JABODETABEK bahkan keluar kota.
HARGA NEGO


 Terima kasih
 Hormar Saya


(Sopyan)

Merawat Kayu Berdasarkan Jenisnya

Sudah sejak jaman dulu kayu digunakan untuk melengkapi bangunan rumah seperti pintu, jendela, atap dan berbagai perabot pengisi ruang. Dibandingkan dengan bahan yang lain seperti logam, kayu memang punya beberapa kelebihan. Misalnya kayu lebih mudah dibentuk sesuai dengan model dan ukuran yang diinginkan dan kayu juga lebih mudah ditemukan.
Meski demikian, dibandingkan dengan logam kayu juga punya kelemahan, terutama dalam hal keawetan. Logam punya ketahanan yang jauh lebih lama dibanding dengan kayu. Namun demikian bila kita mengetahui teknik dan cara untuk merawat kayu, maka bahan ini juga bisa lebih awet dan tahan lama.
Sebelum digunakan, kayu dari jenis apapun harus melalui proses pengeringan. Adapun proses pengeringan yang terbaik adalah menggunakan sistem oven. Karena proses pengeringan bisa berjalan lebih cepat dan hasilnya lebih merata. Tujuan pengeringan ini adalah untuk menjamin agar model kayu yang sudah jadi tidak mudah berubah bentuk dan ukuran (melengkung atau menyusut).
Karena masing-masing jenis kayu punya karakter yang berbeda, maka teknik perawatannya juga berbeda pula. Kayu jati banyak digunakan untuk membuat furniture karena bisa memunculkan kesan mewah. Permasalahan yang sering timbul dari kayu ini adalah warnanya mudah terlihat kusam. Agar bisa bercahaya kembali, gunakan cairan khusus yang bisa dibeli di toko bahan bangunan atau material. Cara menggunakannya adalah cairan teresebut disemprotkan pada permukaan kayu kemudian dilap dengan kain.
Khusus untuk kayu yang berukir, cara membersihkannya adalah dengan menggunakan kuas kecil yang dicelupkan pada cairan tersebut kemudian diolehkan pada sela-sela ukiran. Untuk pengeringannya juga menggunakan kuas, namun diberi tutup kain pada bagian ujungnya. Sehingga cairan yang menempel pada ukiran bisa terhisap kain tersebut dan cepat kering.
Jenis kayu lain yang juga punya kualitas tidak kalah bagus dengan jati adalah kayu merbau. Kayu ini paling banyak digunakan untuk membuat lantai atau floring dengan alasan selain kuat tampilan tekstrunya juga bisa menimbulkan kesan mewah. Dan selain untuk floring, merbau juga bisa digunakan untuk kusen jendela dan pintu.
Masalah yang sering timbul terutama untuk penggunaan lantai adalah warna yang kusam serta muncul goresan pada permukaannya. Agar warnanya tahan lama, harus dihindarkan dari sinar matahari secara langsung. Jika ingin membersihkan juga tidak boleh menggunakan air, namun dengan cairan khusus. Untuk menghindari munculnya goresan, harus menyediakan kesed di depan ruang dan tidak boleh menggunakan sepatu dari bahan yang keras ketika masuk.
Kayu mahoni juga sering digunakan untuk membuat mebel. Meski kualitasnya lebih rendah dari kayu jati, namun prosentase penggunaannya juga cukup tinggi karena harganya relatif lebih murah. Yang sering menjadi masalah dari kayu ini adalah munculnya rayap yang menggerogoti bagian dalam kayu sehingga kayu jadi keropos.
Untuk menghindarinya, selain menggunakan cairan khusus anti rayap, sebelum digunakan kayu bisa diberi warna atau pelitur kayu tersebut diberi campuran oli dan minyak tanah yang diusapkan dengan menggunakan kuas pada permukaannya secara merata.
Kayu kelapa atau sering disebut glugu paling banyak digunakan sebagai penyangga utama untuk atap atau genting. Namun saat ini ada juga yang menggunakannya sebagai bahan pembuatan mebel dengan alasan bentuk seratnya yang sangat menonjol akan menambah nilai estetikan ruang.
Tidak ada teknik khusus untuk melakukan perawatan pada kayu ini. Namun sebelum digunakan harus dipilih kayu yang sudah benar-benar kering. Terutama sekali jika akan digunakan untuk penyangga atap. Perlu diketahui, pada bagian tengah batang kayu kelapa punya sifat yang lebih lunak dari bagian yang pinggir. Ketika membeli kayu ini harus memperhatikan betul pemilihan dan proses pemotongan atau penggergajiannya.
Selain itu proses pengeringannya juga tidak boleh menggunakan oven, karena selain prosentase penyusutannya sangat tinggi, jika terlalu kering kayu ini juga mudah patah dan tidak awet. Jadi pengeringannya harus melalui proses alami.

Memilih Jenis Produk Pembersih Mebel Kayu

Nilai seni yang tinggi adalah alasan yang menjadikan mebel kayu menjadi favorit untuk menghiasi setiap sudut rumah. Dibutuhkan usaha untuk merawat dari debu, kotoran atau noda agar keindahan perabotan ini tetap terjaga.
Untuk merawatnya sebenarnya tidak sulit. Pertama, pilih produk pembersih yang mengandung formula khusus yang mengandung silikon sehingga mebel kayu tetap indah setiap saat. Kalau perlu, gunakan produk yang dapat membersihkan semua jenis perabot anda yang terbuat dari kayu mulai dari pintu hingga tempat tidur. Pastikan produk tersebut dapat membersihkan debu, kotoran, noda dan melindungi dari tumpahan air sehingga warna kayu tidak memudar.
Untuk jenis kayu yang tidak mengkilat, anda dapat gunakan produk yang mengandung liquid atau cair. Produk ini cocok bagi anda yang menginginkan perabotan kayunya tidak mengkilap atau natural. Kelebihan jenis produk ini selain mudah dalam pengaplikasian (disemprot) juga praktis karena tersedia dalam bentuk refill.

Kelebihan dan Kekurangan Finishing Melamine

Kelebihan dan Kekurangan Finishing Melamine !!!

Sebenarnya, ada banyak sekali jenis bahan finishing yang dapat digunakan untuk memfinishing furniture agar tampilannya lebih indah dan bersih, seperti politur, mowilex, duco, teak oil, melamine dll. Akan tetapi, dari sekian banyaknya jenis bahan finishing itu, melamine merupakan jenis finishing yang menggunakan teknologi terbaru alias lebih modern. Selain itu, melamine juga tergolong jenis bahan finishing yang cukup banyak digunakan oleh para industri permebelan untuk memfinishing produknya (furniture).

Anda tahu mengapa?

Alasannya sederhana. Sebab finishing berbahan melamine memiliki beberapa kelebihan yang tidak terdapat pada jenis bahan finishing lainnya. Kelebihan finishing melamine itu terletak pada hasil akhir (tampilan barang) yang didapat. Hasil akhir yang didapat pada furniture yang difinishing menggunakan bahan finishing melamine memang terbukti lebih bagus (jauh lebih halus) jika dibandingkan dengan ketika memakai jenis bahan finishing lainnya. Selain itu, keawetan warna pada furniture yang difinishing dengan menggunakan melamine juga terbukti lebih tahan lama (tidak cepat pudar).

Lalu, apakah finishing dengan menggunakan melamine ini tidak ada kekurangannya?

Tentu ada, sebab pada dasarnya segala sesuatu pasti tidak ada yang sempurna 100% alias ada kelebihan dan kekurangannya.

Kalau begitu, apa kekurangan atau kelemahan finishing melamine?

Kelemahan finishing melamine yang pertama adalah proses pengerjaannya yang tergolong cukup lama. Hal ini akan terasa jika dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan pada proses finishing menggunakan bahan lainnya seperti politur ataupun teak oil yang cukup dikuaskan saja.

Sedangkan kelemahan finishing melamine yang kedua adalah kurang tahannya jenis bahan finishing ini terhadap keretakan. Maksudnya, finishing melamine ini biasanya mudah retak terutama pada sambungan atau ketika furniture yang difinishing menggunakan melamine ini terkena hawa panas yang agak tinggi dalam ruangan.

Finishing Melamine dan Keunggulannya

Melamine atau yang biasa juga disebut acid catalyzed adalah cat dua komponen yang terdiri dari resin amino alkyd dan asam (acid) sebagai hardener. Komponen hardener tersebut berfungsi sebagai katalis yang mempercepat reaksi pembentukan film. Melamine hanya untuk dipergunakan untuk finishing produk interior. Melamine tidak bisa digunakan untuk finishing produk exterior/ semi exterior karena sifat film yang cenderung regas sehingga dapat mengakibatkan film menjadi pecah bila digunakan produk exterior. Film akan semakin regas apabila ter-ekpos sinar matahari.
Lapisan melamine mempunuai ketebalan yang bagus, hingga dapat menutup serat kayu. Jarak antara serat kayu menjadi rata halus. Demikian pula, sesuai dengan sebutannya natural transparan, ia memiliki penampilan yang bening hingga warna kayu asli kelihatan alami bahkan makin cemerlang dan hidup.
Secara umum Melamine mempunyai keunggulan sebagai berikut:
  • cepat kering
  • film yang terbentuk keras dan tebal
  • ketahanan yang bagus terhadap air, alkohol dan beberapa zat kimia lainnya.
  • ketahanan yang bagus terhadap blocking (tanda bekas akibat tumpukan / packing mark)
  • mempunyai kekerasan sampai 2H, sehingga daya tahan goresnya sangat baik.
  • permukaan film yang mulus.
  • mampu menampilkan pola serat kayu sehingga berkesan hidup dan hangat.



Sabtu, 16 Maret 2013


  Berikut ini adalah contoh Finishing Melamine kami :








































 

Jasa Finishing Melamin

Finishing Melamine & Cat Ducho

Gambar
1. Finishing Melamine
Melamine atau yang biasa juga disebut acid catalyzed adalah cat dua komponen yang terdiri dari resin amino alkyd dan asam (acid) sebagai hardener. Komponen hardener tersebut berfungsi sebagai katalis yang mempercepat reaksi pembentukan film. Melamine hanya untuk dipergunakan untuk finishing produk interior. Melamine tidak bisa digunakan untuk finishing produk exterior/ semi exterior karena sifat film yang cenderung regas sehingga dapat mengakibatkan film menjadi pecah bila digunakan produk exterior. Film akan semakin regas apabila ter-ekpos sinar matahari.
Lapisan melamine mempunuai ketebalan yang bagus, hingga dapat menutup serat kayu. Jarak antara serat kayu menjadi rata halus. Demikian pula, sesuai dengan sebutannya natural transparan, ia memiliki penampilan yang bening hingga warna kayu asli kelihatan alami bahkan makin cemerlang dan hidup.
Secara umum Melamine mempunyai keunggulan sebagai berikut:
• cepat kering
• film yang terbentuk keras dan tebal
• ketahanan yang bagus terhadap air, alkohol dan beberapa zat kimia lainnya.
• ketahanan yang bagus terhadap blocking (tanda bekas akibat tumpukan / packing mark)
• mempunyai kekerasan sampai 2H, sehingga daya tahan goresnya sangat baik.
• permukaan film yang mulus.
• mampu menampilkan pola serat kayu sehingga berkesan hidup dan hangat.
2. Finishing Cat Duco
Konsumen biasanya hanya menyebutkan warna atau sifat finishing pada perabot yang mereka pesan ketimbang menyebutkan jenish finishing apa yang ingin mereka gunakan. Apakah warna sebuah finishing akan menutup serat kayu atau hanya menerawang, yang membedakan adalah jenis bahan finishing dan metoda aplikasinya. Dua jenih bahan pewarna finishing berdasarkan sifat penutupannya pada permukaan benda kerja adalah stain color atau pigmented color.
Pigmented Color
Partikel kecil untuk warna ini bersifat menutup total media aplikasi finishing. pada ketebalan tertentu bahan finishing ini akan menutup permukaan benda kerja sehingga serat kayu tidak terlihat dan berubah warna sesuai dengan warna pigmen yang dipakai. Cat duco, istilah cat yang mungkin sering anda dengar adalah salah satu contoh bahan finishing dengan pigmented color.
Pigment bersifat menutup total permukaan dibawahnya. beberapa contoh bahan dan jenis finishing dengan pigmen adalah cat duco, cat metalik, cat tembok. Walaupun pada bahan finihsing yang sama (misalnya melamik) terdapat jenis bahan pewarna yaitu warna pigment atau stain. Warna pigment yang lazim digunakan pada melamik adalah warna-warna yang gelap seperti hitam, abu-abu tua atau coklat tua.
Finishing duco, menutup seluruh permukaan kayu. Serat tak lagi nampak.
Pilihan untuk cat duco sangat beragam, sehingga sangat cocok digunakan untuk furnitur anak yang membutuhkan warna yang bervariasi. Tetapi pelapis ini relatif mahal harganya dan membutuhkan tahapan pelapisan yang cukup banyak untuk menghasilkan kualitas yang baik, selain itu furnitur yang sudah dicat dengan cat duco serat asli kayu tersebut tidak dapat dikembalikan.
Finishing Melamine adalah dengan metode penyemprotan cairan melamine sebagai finishing akhir pada permukaan furniture dapat berupa dof atau glossy. Warna dapat bervariasi, biasanya terdiri dari warna-warna kayu natural, karena finishing sistem melamine dalam interior design digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan natural pada serat kayu.
Tahapan kerja melamine:
– Permukaan kayu harus kering dan bebas dari debu, dan kotoran kemudian amplas permukaan kayu dengan kertas gosok no 180 searah dengan serat kayu sampai permukaan kayu menjadi halus.
– Isi pori-pori kayu dengan wood filler, usahakan warna wood filler sesuai dengan warna yang diinginkan. Setelah kering gosok dengan amplas no 240 sampai permukaan kayu terlihat halus lagi.
– Warnai dengan wood stain sesuai dengan warna yang diinginkan, aplikasikan dengan kuas kemudian lap dengan kain majun putih sebelum kering.
– Kemudian semprotkan dengan spray sanding sealer. Tunggu sanding sealer sampai kering. Mungkin kering sekitar 2 – 3 jam. Kemudian gosok sampai halus.
– Setelah itu lapisi dengan clear. Dalam lapisan akhir ini kita bisa memilih clear gloss atau dof sesuai dengan selera kita.
Finishing duco adalah dengan metode penyemprotan cairan Cat Solid sebagai finishing akhir pada permukaan furniture dapat berupa dof atau glossy. Warna dapat bervariasi, biasanya terdiri dari warna-warna solid, karena finishing sistem duco dalam interior design digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan elegan pada tahap akhirnya.
Tahapan kerja Duco:
– Permukaan kayu harus kering dan bebas dari debu, dan kotoran kemudian amplas permukaan kayu dengan kertas gosok no 1,5 searah dengan serat kayu sampai permukaan kayu menjadi halus.
– Permukaan kayu di kuas dengan resin hingga rata, setelah kering di gosok dengan kertas amplas no 1 hingga halus.
– Setelah halus permukaan kayu dilapis dengan dempul. Setelah dempul kering kemudian di gosok lagi dengan kertas gosok no 1
– Kemudian permukaan kayu tersebut di spray atau semprot dengan epoxy. baru di gosok dengan kertas gosok no 240 sampai halus.
– setelah itu semprotkan dengan cat / duco dasar. Agar pengerjaannya menjadi halus. Usahakan warna dasar sesuai dengan warna yang diinginkan. Apabila masih ada permukaan yang kelihatan kasar bisa digosok dengan kertas gosok no 600.
– Semprotlah dengan warna yang sesuai selera kita hingga rata.
– Akhirnya permukaan yang sudah di duco tadi kita coating dengan clear. Sesuaikan clear yang diinginkan clear gloss atau doff atau semi.
Warna Finishing Politur Melamine & Ducho